Cuka apel La Tamba

CUKA APEL LA TAMBA

Netto: 360ml

HARGA PEMBELIAN DI ATAS 3 BOTOL RP 30,000
HET (HARGA ECERAN TERTINGGI) RP 50,000

Produced by:
Natural Food Industry, Malang-Indonesia.

Cuka apel merupakan sumber serat terlarut paling baik, tidak mengandung kolesterol, lemak dan natrium. Kandungan pektin di dalamnya efektif menekan kolesterol jahat penyumbat pembuluh darah (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL), sehingga mengurangi risiko terserang penyakit jantung.

Menurut Dr. Wijaya Kusuma dalam bukunya: Makanan dan Jus untuk Kesehatan, cuka apel adalah salah satu tonik terkuat di dunia. Karena cuka apel mampu menyembuhkan penyakit akibat gangguan metabolisme seperti jantung, kolesterol, diabetes, osteoporosis, darah tinggi, rematik maupun asam urat. Cuka apel juga mampu mencegah dan menyembuhkan maag karena membantu menggantikan kedudukan asam hydrochlorid (HCL) yang berfungsi sebagai antiseptik.

Cuka apel tidak memiliki efek samping bila dikonsumsi berlebihan. Sebab, darah resisten terhadap asam. Kelebihan asam akan dibuang. Sebaliknya, darah reaktif terhadap basa. Artinya pH darah akan naik bila terdapat gizi yang bersifat basa. Kondisi darah cenderung basa memudahkan tubuh terserang penyakit. Sehingga cuka apel menjadi penyeimbang asam yang baik dalam tubuh.

Cuka Apel La Tamba terbuat dari apel grade A yang dipanen dalam kondisi matang. Seluruh peralatan yang bersentuhan dengan dengan bahan baku terbuat dari stainless. Karena tidak melalui pasteurisasi dan sterilisasi, sanitasi sangat dijaga. Pengemasan pun dilakukan secara khusus. Dengan demikian, nutrisi-nurtrisi yang berkhasiat pada apel tidak hilang, seperti vitamin, enzim dan bakteri cuka aktif.
Bakteri cuka aktif yang terkandung dalam produk Cuka Apel La Tamba ini mampu mengawetkan media cuka apel serta menghasilkan enzim, asam amino dan ‘mother’ yang sangat baik untuk pencernaan. ‘Mother’ adalah selulosa serat alami terbaik. Jika kemasan dibuka dan disimpan cukup lama, bakteri cuka aktif akan menghasilkan mother lebih banyak.

Proses pembuatannya yang sangat alami membuat cuka menjadi pangan yang tidak mengandung kimia berbahaya maupun pengawet. Bangsa Mesir menjadi bangsa pertama yang menggunakan cuka apel sebagai antiseptik dan sekaligus penurun berat badan.

Cuka apel banyak digunakan sebagai tujuan kesehatan karena cuka apel mengandung asam yang rendah Ph, yang artinya kuman dan virus akan terbunuh dengannya.

Aturan Minum:
1-2 sdt + madu atau gula ditambah air 200 cc, 3-4 kali sehari